Artikel Musik‎ > ‎Umum‎ > ‎

Pendekatan Dalam Belajar Musik

           Venny Music akan membahas mengenai pendekatan dalam belajar musik.  Musik pada dasarnya adalah kegiatan mengolah rasa yang bersumber dari pendengaran. Jadi pendekatan pertama dalam belajar musik adalah dengan cara menikmati musik lewat mendengarkan musik dan mencoba menirukannya dengan bernyanyi. Setelah anak senang mendengarkan musik, mereka dapat diperkenalkan pada alat musik sehingga dapat memainkan musik yang paling dikenalnya yaitu lagu-lagu yang sering didengar dan disukai. Pada tahap ini sebaiknya pembelajaran jangan menggunakan teori-teori musik dulu, sebab referensi musik anak belum banyak sehingga teori yang kita ajarkan malah akan sia-sia karena anak tidak memahami kaitan antara teori dan prakteknya. Bisa jadi anak malah bosan dan merasa bahwa belajar musik itu sulit, lalu tidak mau belajar musik  lagi, padahal tujuan kita sebagai orangtua atau pendidik adalah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap musik. Jadi, mulailah dengan memainkan lagu yang paling disukai anak sehingga anak merasa senang dapat memainkan lagu favoritnya. Jika mereka senang dengan satu lagu, mereka akan lebih mudah memainkannya. Hal ini penting sebab secara kejiwaan, anak-anak akan merasa percaya diri karena mampu memainkan lagu dengan baik. 

        Pada tahap selanjutnya, setelah bisa memainkan lagu-lagu yang disukainya, barulah kita memberitahu tentang teori dan komposisi musik yang baik. Hal ini akan memberi tantangan lebih pada anak-anak dan juga menambah wawasannya. Pada tahap ini kecintaan pada musik sudah terbentuk sehingga mudah untuk mempelajari teori dan komposisi musik yang lebih sulit. Memainkan musik dengan menggunakan “bahasa Internasionalnya” yaitu not balok juga akan terasa mudah pula karena anak sudah memahami nada, ketukan dan irama dengan baik. Tahap berikutnya barulah kita memperkenalkan pada jenis-jenis musik yang lebih beragam misalnya pop, jazz, rock, klasik, latin, dangdut dsb. Masing-masing jenis musik itu mempunyai cita rasa yang khas dengan pola irama dan dinamikanya tersendiri. Pada saat itu, anak akan memilih jenis musik yang paling sesuai dengan selera dan gayanya sehingga mampu mengekspresikan perasaannya. 

        Jadi, pada dasarnya musik itu untuk dinikmati, janganlah kita membatasi diri dalam belajar musik hanya berpatokan pada teori, partitur musik, not balok atau pada jenis musik tertentu saja. Musik dapat dirasakan keindahannya oleh semua orang jika musik dimainkan dengan penuh ekspresi jiwa pemainnya. Selamat menikmati musik ! (Venny S)

Comments